Selamat Datang di Website Kami..

Blog ini menceritakan tentang pengalaman saya sebagai SEKURITI..memang dibuat karena saya bekerja sebagai security,sekuriti atau satpam..
Karena yang membuat hanya seorang security, maka banyak sekali kekurangan yang ada.
Untuk itu sumbangsih saran dan pesan dari pembaca sangat kami harapkan..
Kami sangat berbahagia atas kunjungan Anda di blog ini.

TERIMA KASIH

Minggu, 05 September 2010

SEKURITI itu Harus Punya Sertifikat Gada Pratama.....!!

Saat ini, tak semua orang dapat begitu saja menjadi petugas keamanan (security)



Sesuai Peraturan Kapolri No: Pol.24 Tahun 2007 tentang Sistem Pengamanan Manajemen Perusahaan/Instansi Pemerintahan, setiap petugas keamanan wajib memiliki sertifikasi Gada Pratama.
Hal itu disampaikan Ketua Badan Pembina Daerah (BPD) Asosiasi Manager Security Indonesia (AMSI) Banten Ali Muhtar yang ditemui di sela-sela Seminar Sehari tentang Sistem Manajemen Pengamanan, di Hotel Permata Cilegon, Kamis (11/12).
Untuk mendapatkan sertifikat tersebut, sesuai peraturan Kapolri No.Pol. 18 Tahun 2006 ada 3 tingkatan jenjang pendidikan yang harus dilalui petugas keamanan atau kerap disebut Satpam. Salah satunya pelatihan dasar (Gada Pratama) yang merupakan pelatihan dasar wajib bagi setiap calon satpam. Lama pelatihan dasar ini empat minggu dengan pola 232 jam pelajaran.
Materinya, terdiri dari interpersonal skill, etika profesi, tugas pokok, fungsi dan peranan satpam, kemampuan kepolisian terbatas, bela diri, pengenalan bahan peledak, barang berharga, dan latihan menembak. “Yang mengeluarkan sertifikaf ini adalah Polda. Jadi sekarang ini sesuai dengan keluarnya peraturan Kapolri tersebut, untuk satpam tidak hanya harus memiliki badan besar dan sembarang orang, tetapi harus mengantongi sertifikat,” ujarnya.
Seminar ini juga menghadirkan sejumlah pembicara, antara lain Kapolda Banten Brigjen (Pol) Rumiah Kartoredjo dan perwakilan dari pengguna jasa keamananan dan pelaksana keamanan pada sejumlah perusahaan di Banten. Ali berharap, seminar ini dapat menyamakan persepsi perihal manajemen pengamanan di perusahaan dan instansi pemerintahan. “Selama ini untuk sistem manajemen pengamanan terkadang masih otodidak dan tidak sama, ke depan tentu harus disamakan sesuai dengan peraturan yang ada,” tandasnya.
Sementara itu, Ketua Umum Badan Pembina Pusat (BPP) AMSI Azis Said mengatakan, ada tiga faktor dasar pembentukan security guard yang profesional, yakni attitude (perilaku), knowledge (pengetahuan), dan skill (keterampilan).
“Ketiga faktor dasar ini harus dimiliki oleh seorang security . Karena kita harus menjadikan profesi satpam sebagai kebutuhan dalam membentuk imej positif perusahaan,”


JADI MASIH ADAKAH SEKURITI YG BEKERJA TANPA MENGIKUTI DIKSAR DAN MEMPUNYAI KTA........??


kutipan dr
http://www.radarbanten.com/mod.php?mod=publisher&op=viewarticle&artid=35349

7 komentar:

  1. harus diakui masih banyak satpam yang belum mengikuti Diksar Satpam terutama perusahaan yang operasinya di pedalaman yang merekrut anggota satpam dari masyarakat setempat. Mari kita benahi bersama untuk mewujudkan konsep dan pelaksaaan pengamanan yang sama guna terjaminnya keamanan lingkungan kerja

    BalasHapus
  2. Diksar satpam sebelum tahun 2000 di sebut dengan istilah apa?
    Sebab saya tidak tahu dan bingung menjawab pertanyaan para satpam yang pernah ikut diksar sebelum tahun 2000

    BalasHapus
  3. Diksar satpam sebelum tahun 2000 di sebut dengan istilah apa?
    Sebab saya tidak tahu dan bingung menjawab pertanyaan para satpam yang pernah ikut diksar sebelum tahun 2000

    BalasHapus
  4. Ingin tau untuk apa kawan yang diksar tahun 2000 kebawah sudah pasti pensiun sekarang alias dah tua wkwkwkwkwk

    BalasHapus
  5. Ingin tau untuk apa kawan yang diksar tahun 2000 kebawah sudah pasti pensiun sekarang alias dah tua wkwkwkwkwk

    BalasHapus
  6. Kalau boleh tau berapa biayanya untuk mengambil sertifikasi security. Tolong di balas...mksh

    BalasHapus
  7. Kalau boleh tau berapa biayanya untuk mengambil sertifikasi security. Tolong di balas...mksh

    BalasHapus